Jumat, 28 Desember 2012

Elektron Sunyi Cintamu....

Mengenal dirimu.....
Seperti berusaha mencari unsur dalam golongan tanpa nomor atom...
Bagaimana mencintaimu, sedangkan engkau seperti elektron yang kesunyian..
Aku ingin mengisi ruang orbital yang masih kosong dihatimu..
Namun kulit terluarmu terlalu jauh untuk kugapai dengan ikatanku yang sangat pendek, walau sudah terion atom cintaku....

Mendekati hatimu......
Dengan menambahkan asam pekat kehatimu, aku tetap tak bisa menyamaimu..
Kamu pun tak bisa seperti logam alkani tanah yang mudah mengion, aku hanya bisa melihatmu dari kejauhan inti hatiku.....

Menatap senyummu....
Bagaikan indahnya warna logam-logam yang dipijarkan..
Alismu tertata rapi bagaikan susunan konfigurasi elektron...
Kilauan matamu bagaikan silauhnya pancaran logam emas...
Bibirmu berlekuk seperti gelombang elektromagnetik........

Apa yang harus kuperbuat......???
Aku semakin gelisah....
Karena hatiku tak mencapai lamda maksimum hatimu.......
Karena gayamu pun ikut terlarut dalam homogennya larutan gula cintamu...

Berikan aku kesempatan.....
'tuk mengembalikan korosifnya cintamu oleh hujan asam di bukit jatinangor...
Untuk mencapai keseimbangan dan titik akhir perasaan kita serta mendapatkan warna pelangi dihatimu... Aku akan rela menyumbangkan pasangan elektronku tuk membentuk ikatan koordinasi cinta kita.......
  Sekian....
By : Sefrinus M.D Kolo
Mahasiswa Pra S2 Kimia ITB 2012
Be Excellent!!!!!!!!!!

Pembukaan dan Perkuliahan Awal Pra Magister (Pra S2) ITB 2012

Pembukaan dan perkuliahan awal pra Magister (Pra S2) untuk lingkungan ITB telah diadakan di Gedung Rektorat Kampus ITB Jatinangor Senin, 17 September 2012. Acara tersebut dihadiri oleh Dekan Sekolah Pascasarjana ITB, Direktur Diktendik (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) yang diwakili oleh Prof. Ir. Drs. Lilik Hendrajaya, M. Sc, Ph.D, Rektor ITB, Pimpinan PTN, Dekan FMIPA dan FTTM beserta Ketua-ketua Prodi Magister dan dosen-dosen yang akan mengajar untuk program pra S2. Sebanyak 126 peserta pra S2 mengikuti pembukaan tersebut dengan semangat, hal ini terlihat dari  hampir penuhnya ruangan tiga puluh menit sebelum acara dimulai, bahkan ada beberapa yang datang dua jam lebih awal.

Acara diawali dengan pembacaan laporan kegiatan Pra S2 oleh Prof. Dr. Pudji Astuti Waluyo, MS, Dekan Sekolah Pascasarjana ITB. Dalam laporannya, beliau mengungkapkan tujuan kegiatan ini, yakni mempersiapkan para pendidik dan tenaga kependidikan agar kompeten untuk melanjutkan ke jenjang Magister. Program pra S2 memiliki tiga kegiatan yang akan dilakukan diantaranya kegiatan akademik, kursus Bahasa Inggris, dan pengembangan soft skill. Ternyata dari 167 orang penerima beasiswa yang diundang, hanya 126 orang peserta yang mendaftar ulang, 19 yang menyatakan mengundurkan diri dan sisanya belum memberikan respon. Dari 126, 93 diantaranya adalah mahasiswa FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) dan 33 SITH (Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati). Setelah pembacaan laporan, Direktur Diktendik yang diwakili oleh Prof. Ir. Drs. Lilik Hendrajaya, M.Sc, Ph.D memberikan sambutan. Dalam sambutannya, peserta pra S2 diminta untuk kerja cermat selama melaksanakan program pra Magister. Sambutan selanjutnya dan sekaligus pembukaan kegiatan ini disampaikan oleh Prof. Akhmaloka, Dipl.Biotech., Ph.D, selaku Rektor ITB. Selain mengucapkan terima kasih kepada rektor/pimpinan PTN yang telah hadir, beliau meminta agar peserta pra S2 untuk belajar serius atau sangat serius dan mengingatkan agar mereka membaca peraturan-peraturan yang ada di ITB.


Selain pembukaan, acara tersebut diisi kuliah umum oleh Prof. Ir. Drs. Lilik Hendrajaya, M.Sc, Ph.D. Dalam prolognya peserta pra S2 diminta membacakan definisi kerja secara bersama-sama. “Pra S2!”, “be excellent!” teriak semua peserta dengan penuh semangat . beliau menjelaskan bahwa perkuliahan pra S2-S2 Sainstek itu dilaksanakan selama 3 tahun, pada 1 tahun pertama, peserta lebih dimantapkankembali mengenai sains dasar, seperti Fisika, Kalkulus, Kimia dan Biologi, sisanya mereka diharapkan melanjutkan S2 di Bidang Sains Dasar atau Bidang Teknologi Terapan sesuai dengan keputusan pimpinan yang merekomendasikan peserta tersebut. Latar belakang diadakannya pra S2 adalah adanya inferiority, dimana gelar yang dicapai sama tapi “isi” yang didapat disadari atau tidak tidaklah sama. Oleh karena itu, dilakukan penguatan kurikulum dan pembelajaran dan pemberian ruang dalam pengembangan sistem keberdayaan dan pemberdayaan di daerah, terutama daerah 3T (terdepan terluar yang tertinggal). Jadi diharapkan Pra S2 (Sainstek) sekarang ini harus dijalankan untuk menghasilkan kesempurnaan kemajuan dan menghasilkan banyak agent of change di daerah 3T. Prof. Ir. Drs. Lilik Hendrajaya, M.Sc, Ph.D juga menjelaskan metoda no failed solution yang diterapkan dalam program pra S2 yang direncanakan akan berjalan selam 10  ahun ini. Keputusan mengenai rencana studi semester kedua adalah berdasarkan hasil evaluasi semester pertama. Jika nilai sangat baik, peserta diperbolehkan mengambil 1-3 mata kuliah S2, jika nilai yang didapat baik, mereka hanya diperbolehkan mengambil 1 mata kuliah. Sementara peserta yang mendapat nilai cukup hanya diperbolehkan mengambil mata kuliah sesuai kurikulum pra S2, dan peserta yang mendapat nilai kurang cukup akan dikuatkan untuk melanjutkan ke Magister Pengajaran. Sebelum mengakhiri pembekalannya beliau mengingatkan hal-hal apa saja yang harus dilakukan mahasiswa pra S2, diantaranya tidak boleh sakit; cukup tahu jalur tempat tinggal-kampus, tempat belanja sembako dan stasionery; jangan menunda belajar, jika perlu bentuk kelompok belajar; selalu memperhatikan pengumuman via papan/email/web; dan terampil menggunakan laptop.

Hendrajaya, M.Sc, Ph.D mengakhiri penyampaian materi kuliah umum. Sebelum penutupan kuliah umum diadakan sesi tanya-jawab. Setelah ishoma, acara dilanjutkan dengan pengenalan program dan kampus oleh Fakultas/Sekolah masing-masing yang akan diisi oleh dekan dan ketua program studi yang terkait.

“Selamat belajar! Ora et labora! Pra S2-S2 Saintek…Be excellent!” ujar Prof. Ir. Drs. Lilik
sumber : fmipa.itb.ac.id... 
Be Excellent ... buat kawan-kawan Pra S2 Saintek ITB 2012

Sabtu, 15 Desember 2012

Diferensial Love


Senyummu bagaikan soal kalkulus yang tak dapat terpecahkan 
Aku akan mencari turunan pertamamu  
Agar kau selalu menyinggung hatiku 
Aku akan mendekatimu dari arah sumbu x dan sumbu y. 
  
Jika engkau adalah fungsi peubah banyak maka
Aku akan mencari turunanmu dengan turunan parsial
Aku akan mencari turunanmu dengan rantai cinta
Aku akan mencari turunanmu dengan teorema cinta implisit.
Jika senyummu tak terdefinisi dihatiku maka  
Engkau bukan fungsi hatiku. 
Aku akan mencari fungsi lain yang dapat 
Diintegralkan dengan teorema green love.
 
Dan fungsi itu jika dikomposisikan dengan fungsi hatiku, akan diperoleh
Fungsi baru yang selalu terdefinisi dihatiku
Fungsi baru yang memiliki gradien cinta
Fungsi baru yang membentuk medan cinta.

Jika aku adalah fungsi biasa, maka
Engkaulah fungsi parameternya 
Jika engkau punya limit dan turunan, maka 
Engkau selalu berarah dan bernilai di hatiku
 written by : Yohanis Ndapa Deda, Mahasiswa Pra S2 ITB jurusan Matematika